Hutang Dalam Islam Dan Cara Mengatasinya

6 Cara Dapat Uang di Internet Dengan Video
October 5, 2016
Cara Mengelola koperasi Simpan Pinjam
October 6, 2016

Hutang Dalam Islam Dan Cara Mengatasinya

Hutang dalam Islam memang sangat lengkap bahasannya dan anjuran untuk segera melunasinya. Apabila hal ini dilakukan akan di bantu oleh Allah SWT. Untuk itu apabila Anda memiliki hutang mulai saat ini harus memiliki tekad dan niat yang kuat untuk melunasinya. Dalam melunasi pinjaman uang berupa hutang ada beberapa adab yang sebaiknya diketahui. Dengan demikian hasilnya menjadi lebih optimal dalam mendapatkan jiwa yang tenang. Sedikit informasi untuk Anda bahwa saat berhutang seseorang akan merasakan stress yang berkepanjangan hingga tak jarang memicu tumbuhnya penyakit.

Beberapa adab dan cara melunasi hutang tersebut antara lain:

  • Keadaan terpaksa

Usahakan apabila Anda memiliki hutang semuanya karena keadaan terpaksa. Hal ini karena dalam sebuah hadits dikatakan bahwa Rasullullah mengatakan bahwa hutang akan memberikan dua hal buruk. Dua hal tersebut adalah kesedihan yang dirasakan pada saat malam hari dan kehinaan pada siang harinya. Bahkan Beliau menolak mensholatkan jenazah yang masih memiliki hutang saat meninggalnya. Untuk itu hal ini menjadi hal yang sangat diperhatikan oleh semua orang mengenai masalah hutang tersebut.

  • Niat mengembalikan

Saat berhutang usahakan untuk memiliki niat yang kuat dalam mengembalikannya. Hal ini dalam hadits dikatakan bahwa Allah SWT akan membantu dan memberikan ridho. Namun apabila hanya digunakan sebagai cara untuk menghamburkannya dengan tujuan yang kurang bermanfaat. Maka kebinasaan akan didapatkannya sehingga ancaman ini yang sebaiknya direnungkan kepada siapapun yang memiliki hutang. Untuk itu hendaknya menghindari hutang kecuali karena terpaksa. Dengan demikian Anda akan mampu menghindari kesedihan dan kehinaan yang ditimbulkan darinya.

Baca Juga 6 Cara Dapat Uang Di Internet Dengan Video

  • Saksi

Adab hutang dalam Islam memang sangat lengkap diajarkan kepada kaumnya. Hal ini dapat diketahui dari adanya kemudahan dalam melakukan penagihan oleh pemberi hutang. Apabila Anda memberikan hutang kepada orang lain hendaknya melakukan cara memberikan bukti berupa jumlah hutang yang diberikan, waktu dan juga saksi. Minimal saksi ada dengan jumlah dua orang. Dengan demikian hasilnya akan membantu dalam mendapatkan hasil yang sesuai dengan keinginan Anda.

  • Menghindari mengambil keuntungan

Hendaknya pemberi hutang apabila peminjam merasakan kesulitan dalam membayarnya. Mulailah untuk menangguhkan kewajiban berhutang dengan memundurkan tanggal pembayaran hutang. Apabila sudah memiliki dana berupa kemudahan atau kelapangan sehingga bisa membayarnya barulah di bayar. Meskipun demikian pemberi pinjaman tetap memberikan waktu jatuh tempo. Selain itu hendaknya tidak memberikan denda atau pun mengambil keuntungan pada peminjam. Apabila hal ini dilakukan bisa dikatakan sebagai riba dan sangat diharapkan praktek riba.

  • Memberikan hadiah

Apabila peminjam sudah memiliki dana untuk mengembalikan. Segera menemui pemberi pinjaman dengan datang menggunakan adab bertamu yang baik. Akan lebih baik apabila memberikan hadiah kepada pemberi pinjaman. Hal ini karena pemberi pinjaman tersebut sudah membantu dalam kesulitan yang dihadapi. Sehingga tidak ada salahnya apabila melakukan hal ini agar pemberi pinjaman merasakan senang. Dengan demikian akan terjalin mengenai keakraban dan juga silaturahmi yang baik.

Baca Juga Cari Modal Usaha Dengan 6 Cara ini

  • Mengajukan pemutihan

Saat seseorang berhutang dan tidak sanggup membayarnya bisa dilakukan pemutihan. Pemutihan dilakukan dengan cara yang benar misalnya saja dengan memohon kepada pemberi pinjaman agar menguranginya hingga batas kemampuan. Apabila hal ini dilakukan tentu saja semuanya berdasarkan kelapangan pemberi pinjaman. Usahakan meminta dan mengajukan cara ini dengan hal yang benar. Apabila semuanya dilakukan sesuai dengan adab hutang dalam Islam maka hasilnya akan optimal dalam ridha Allah SWT.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *