Thursday, 3 November 2016

Biaya Operasi Usus Buntu Terbaru 2016


Penyakit usus buntu bisa dikatakan pembengkakan yang terjadi di Apendix (umbai usus buntu). Peradangan ini terjadi karena penumpukan sisa-sisa makanan di usus besar. Usus buntu menyebabkan perasaan nyeri yang menyakitkan di perut, biasanya sakit di sebelah kanan. Penyakit jika tidak segera ditangani akan menjadi berbahaya. Umbai usus buntu itu bisa saja meledak dan isi usus pun akan menyebar ke seluruh perut. Penyakit usus buntu akut memerlukan penanganan serius dan intens. Untuk mengobatinya adalah dengan jalan operasi. Lantas berapa biaya operasi usus buntu? Berapa rupiah dan pinjaman uang yang perlu digelontorkan untuk operasi usus buntu ini?

Kisaran tarif dan operasi untuk menangani penyakit usus buntu biasanya tergantung dari kelas kamar yang di pesan pasien. Semakin bagus kelasnya, semakin mahal pula tarif operasinya. Berikut ini taksiran biaya operasi usus buntu dengan BPJS :
Operasi biasa:

  • Kelas 3—Rp 7.750.000,-
  • Kelas 2—Rp 10.050.000,-
  • Kelas 1—Rp 12.500.000,-
  • Operasi dengan teknik laparoskopi:
  • Kelas 3—Rp 13.000.000,-
  • Kelas 2—Rp 17.000.000,-
  • Kelas 1—Rp 20.000.000,-

Operasi laparoskopi atau disebut operasi lubang kunci adalah langkah medis yang dilakukan untuk mengakses bagian dalam rongga perut dan panggul oleh seorang ahli bedah. Teknik bedah ini berbeda dengan teknik bedah lainnya. Operasi laparoskopi memiliki beberapa keuntungan untuk pasiennya. Keuntungan dari operasi ini antara lain, pasien tidak terlalu merasakan sakit jika dibanding dengan operasi lainnya; teknik ini tidak memerlukan sayatan yang besar, bekas luka pasien pun lebih sedikit; pendarahan lebih sedikit sehingga transfusi darah kemungkinan tidak perlu dilakukan; seusai operasi, pasien diperbolehkan langsung pulang; dan proses penyembuhannya cepat.

Sebelum menjalankan operasi laparoskopi, biasanya pasien akan diberi petunjuk oleh dokter kapan harus berhenti makan dan minum, dll. Dengan teknik laparoskopi, waktu operasi menjadi lebih pendek. Dalam situasi tertentu, operasi hanya berjalan selama 30 menit saja. Proses penyembuhan dan pemulihan gerakan usus (pergperistaltik usus) setelah operasi lebih cepat. Umumnya pasca operasi pasien dirawat sekitar 3-5 hari, dengan operasi laparoskopi, pasien sudah dapat segera pulang. Apabila ingin menginap dulu di rumah sakit, bisa jadi si pasien hanya dirawat 1 atau 2 hari saja.

Untuk masyarakat menengah ke bawah yang penghasilannya masih di bawah rata-rata, biaya operasi usus buntu menjadi mahal untuk mereka. Biaya atau kredit yang mahal membuat terkendalanya proses pengobatan terkendala. Namun sekarang ini, operasi laparoski untuk entah itu untuk mengangkat usus meradang hingga pengangkatan kantong empedu, semuanya ditanggung oleh BPJS. Intinya, asal itu adalah tindakan medis dan sesuai dengan prosedur yang ada, maka itu ditanggung BPJS sesuai dengan Pedoman Pelaksanaan JKN (permenkes nomor 28 tahun 2014).

No comments:

Post a Comment

About us

Sambilnongkrong merupakan situs keuangan online yang getol memberikan perkembangan finansial di tanah air. Informasi yang akurat dan faktual menjadi identitas kami.

Like Us

https://www.facebook.com/jasapeminjamanuang/

Contact us

Hubungi kami untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai keuangan
Designed By pinjaman uang Published.. Bisnis online