Thursday, 22 September 2016

Manfaat Koperasi Simpan Pinjam Uang


Koperasi merupakan salah satu bentuk usaha yang kusus dirancang untuk mensejahterakan rakyat. Tak ayal, jika berbagai kebijakan dan peraturan yang diterapkan selalu pro rakyat. Di Indonesia sendiri koperasi harus memiliki badan hukum. Meski demikian, koperasi bisa dibilang berbeda dengan PT, CV atau Yayasan. Koperasi lebih mengedepankan asas kekeluargaan dan gotong royong. Tujuannya, yakni untuk saling gotong royong guna mensejahterakan satu sama lain. UU koperasi sendiri tertuang dalam UU No 17 Tahun 2012. Secara teknis, koperasi simpan pinjam terdiri dari beberapa kelompok anggota mulai dari pengurus dan pengawas yang dipilih dalam rapat anggota. Pengurus terpilih nantinya akan mengemban tugas untuk mensejahterakan anggota dengan program-program andalan yang telah dirancang.

Dalam UU koperasi disebutkan bahwa anggota koperasi harus bersifat terbuka dan sukarela. Pendirian koperasi harus berdasarkan sistem yang demokratis. Sedangkan power tertinggi dalam koperasi berada pada rapat anggota. Sementara untuk keuntungan koperasi adalah dalam bentuk Sisa Hasil Usaha (SHU) yang harus dibagi secara adil sesuai dengan kesepakatan dalam rapat. Adapun modal utama koperasi terdiri dari :
  1. Simpanan pokok yang berasal dari anggota koperasi, simpanan tersebut dibayar saat pertama kali anggota masuk koperasi
  2. Iuran wajib yang sifatnya bulanan dari setiap anggota
  3. Simpanan sukarela yang nominalnya tidak ditentukan
  4. Dana cadangan, dana tersebut berasal dari hasil usaha. Dana ini akan didistribusikan untuk pengembangan koperasi
  5. Donasi atau sumbangan dari pihak lain kepada koperasi

Awalnya, semua koperasi hanya dapat meminjamkan dana kepada anggota saja. Namun, pada perkembanganya semua individu baik yang berafiliasi maupun yang tidak dengan koperasi dapat mengajukan pinjaman. Untuk non anggota maka statusnya adalah masih calon anggota koperasi. Agar status anggota tetap bisa melekat, maka setidaknya ada beberapa persyaratan pokok yang wajib dipenuhi. Di antaranya adalah :
  1. Warga negara Indonesia
  2. Keanggotaan bersifat individual
  3. Siap untuk mendonasikan sebagian hartanya untuk simpanan poko
  4. Siap mentaati anggaran dasar, anggaran rumah tangga dan semua ketentuan yang telah ditetapkan.
Apa saja syarat pengajuan pinjaman di koperasi?
  • Saat mengajukan harus sudah berstatus anggota atau calon anggota
  • Mengisi formulir dengan lengkap dan benar
  • Melampirkan foto kopi KTP, KK, Rekening, dan slip gaji

Di koperasi anda tidak saja bisa mengajukan pinjaman tapi juga menyimpan uang. Menariknya lagi, simpanan uang yang anda endapkan akan diakumulasi dengan bunga yang nilainya begitu fantastis. Jadi, tidak ada salahnya menjadikan koperasi sebagai alternatif lembaga finansial yang dapat diandalkan. Koperasi umumnya dapat dengan mudah ditemukan di daerah-daerah, eksistensi koperasi telah dilindungi oleh lembaga keuangan negara. Jadi, anda tidak perlu khawatir mengenai hal-hal yang tidak diharapkan. Sebab, pemerintah akan mengganti rugi sendainya terjadi korupsi atau penyalahgunaan dana dari individu. Lain halnya dengan pengelolaan finansial dari individu di mana uang anda bisa saja dibawa kabur entah ke mana dan parahnya lagi tidak ada yang mengganti rugi dana anda. Oleh karena itu, harus cukup selektif dalam memilih layanan keuangan simpan pinjam. Setidaknya dengan hadirnya koperasi dapat menjadi alternatif yang cukup menguntungkan bagi kita sebagai calon nasabah. Klik di sini untuk mengenal lebih dalam mengenai koperasi.

No comments:

Post a Comment

About us

Sambilnongkrong merupakan situs keuangan online yang getol memberikan perkembangan finansial di tanah air. Informasi yang akurat dan faktual menjadi identitas kami.

Like Us

https://www.facebook.com/jasapeminjamanuang/

Contact us

Hubungi kami untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai keuangan
Designed By pinjaman uang Published.. Bisnis online