Friday, 26 February 2016

Bisnis Qnet Menurut Islam dan Pendapat Masyarakat

MLM atau multi level marketing saat ini di Indonesia sudah banyak ditemukan. Karena diberikan tawaran akan dengan mudah untuk mendapatkan keuntungan dengan cepat, tidak sedikit masyarakat yang ada di Indonesia yang tergoda untuk bergabung, bahkan jika harus mengeluarkan uang yang banyak hingga berjuta-juta hanya untuk mendapatkan keuntungan dalam waktu yang cepat. Salah satu jenis MLM yang ada di Indonesia adalah QNET International Ltd atau yang lebih dikenal dengan QNET. Akan tetapi, karena Indonesia mayoritas penduduknya adalah Islam, bisnis QNET menurutIslam banyak dipertanyakan.

QNET merupakan suatu perusahaan MLM yang didirikan di British Virgin Island, Inggris dan didirikan pada tahun 1998 dan hingga saat ini telah diakui oleh 200 negara dan juga diakui oleh PBB. Keberadaan QNET di Indonesia dinyatakan legal atau dinyatakan sah sebagai PT yang ada di Indonesia berdasarkan pada SK yang dikeluarkan oleh Menteri Hukum dan HAM RI No.C-26819/HT/01.01.Th.2005.



QNET tidak hanya termasuk Perseroan Terbatas yang sah di Indonesia namun berdasarkan pada SK Forum Batshul Masail dari NU (Nahdlatul Ulama) DKI Jakarta yang dikeluarkan pada tanggal 19 Januari 2003, menyatakan jika QNET merupakan perseroan terbatas yang sah dan halal. Karena telah mengantongi izin yang sah dan halal dari pemerintah Indonesia dan NU yang ada di Jakarta yang cukup mampu memberikan jaminan bahwa MLM ini merupakan badan yang dapat dipercaya sehingga tidak ragu untuk bergabung.

Walaupun telah mengantongi ijin resmi dan juga sertifikasi halal dari NU, namun, tidak berarti jika MLM ini bebas dari masalah. Hal tersebut dikarenakan terdapat beberapa orang yang melaporkan QNET ke pihak yang berwajib karena masalah penipuan yang dilakukan oleh pihak QNET. Misalnya produk dari QNET tidak berkhasiat, tidak adanya komisi atau gaji dan hadiah sesuai yang dijanjikan yang terjadi di Banyuwangi dan dilaporkan pada Juni 2013.


Disebabkan karena kasus-kasus yang terjadi dengan QNET, misalnya penipuan, dan pendapat OJK yang juga mengemukakan jika QNET merupakan salah satu perusahaan bodong atau palsu, membuat MUI menyatakan jika bisnis QNET menurut Islam terindikasi kuat termasuk MLM haram. Hal tersebut dinyatakan oleh Ustadz Abdurrahman yang merupakan ketua dari Komisi Fatwa MUI (Majelis Ulama Indonesia) setelah melakukan pengkajian berdasarkan pada pengaduan yang dilakukan masyarakat dan dapat menimbulkan potensi yang kuat yang dapat merugikan salah satu pihak dan adanya ketidakjelasan. Walaupun MUI telah menyatakan bahwa MLM ini terindikasi kuat haram, namun sebagian masyarakat, termasuk oleh Fery Wibowo yang merupakan perwakilan manajemen perusahaan QNET saat itu menyatakan jika MLM ini legal dan halal yang dibuktikan kuat oleh SK atau surat keputusan yang telah dimiliki oleh QNET dan Fery bahkan mengancam untuk melakukan pelaporan bagi pihak yang menyebut QNET merupakan penipuan.

No comments:

Post a Comment

About us

Sambilnongkrong merupakan situs keuangan online yang getol memberikan perkembangan finansial di tanah air. Informasi yang akurat dan faktual menjadi identitas kami.

Like Us

https://www.facebook.com/jasapeminjamanuang/

Contact us

Hubungi kami untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai keuangan
Designed By pinjaman uang Published.. Bisnis online